Seorang Pemimpin Juga Harus Membutuhkan Soft Skill Ini

Menjadi seorang pemimpin tentu tidak mudah. Ia harus mengemban tugas dan memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk memimpin dan bisa mempengaruhi para anggota yang dipimpinnya dalam mencapai sebuah tujuan perusahaan. Seorang pemimpin harus memiliki hard skill yang sesuai dengan jabatannya dengan nilai akademis yang tinggi. Namun jangan salah, seorang pemimpin juga harus memilki soft skill dalam memimpin sebuah perusahaan atau anggota timnya. Meskipun seorang pemimpin memiliki kemampuan hard skill yang baik tetapi tidak memiliki kemampuan belajar soft skill yang kurang baik, maka dapat menghambat kesuksesan dan karier seorang pemimpin tersebut.

Dapat diketahui bahwa soft skill berbanding terbalik dengan hard skill. Jika hard skill merupakan kemampuan spesifik dan menjadi salah satu deskripsi pekerjaan kamu kelak, soft skill merupakan kepribadian dan atribut personal yang dimiliki oleh seseorang. Soft skill dapat diperlihatkan melalui sikap dan sifat kalian dalam dunia kerja di kesehariannya, seperti attitude, kemampuan komunikasi, berinteraksi, dan lain-lain. Namun, jika kalian menjadi seorang pemimpin setidaknya harus memiliki soft skill berikut ini.

  1. Teladan

Sebelum mengarahkan anggotamu untuk melakukan hal inisiatif atau yang lainnya, kamu harus terlebih dulu memberikan teladan atau contoh penerapannya, misalnya tepat waktu datang ke kantor, memperhatikan detail-detail secara teliti, tekun dan giat bekerja, dan lain sebagainya.

  1. Inisiatif pada teamwork

Kamu dapat meemberikan arahan pada anggotamu bahwa untuk mencapai target perusahaan dibutuhkan inisiatif yang tinggi pada setiap aggota teamwork sehingga dapat menciptakan kinerja tim yang lebih baik.

  1. Komunikasi baik dan terbuka

Selain inisiatif, untuk menunjang keberhasilan dan kesuksesan perusahaanmu kamu juga harus memberikan fasilitas dengan saluran komunikasi yang baik dan terbuka antar setiap anggota tim.

  1. Apresiasi

Memberikan apresiasi atau penghargaan semacam hadiah pada anggota tim dapat memacu semangat dan motivasi kinerja anggotamu. Secara tidak langsung, kamu juga membuat anggota lainnya menjadi semangat untuk bersaing agar mendapatkan reward atau penghargaan dari seorang pemimpin.

  1. Toleransi kesalahan

Dalam sebuah teamwork juga pernah melakukan kesalahan. Namun, jangan sampai satu kesalahan yang dilakukan anggota tim tersebut dapat menutup semua kebaikan anggota yang pernah diberikan bagi perusahaan. Dengan memberikan toleransi kesalahan dapat membuat anggota tim lebih semangat untuk belajar dan berkembang lagi.

Nah, itu tadi beberapa soft skill yang wajib kamu miliki jika ingin menjadi seorang pemimpin, baik pemimpin perusahaan, pemimpin organisasi, pemimpian teamwork, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *