Alasan BI Checking Ditolak Ketika Mengajukan Pinjaman Bank

Apakah Anda pernah mengajukan pinjaman dari bank tetapi ditolak? Tahukah Anda penyebab penolakan pinjaman? Penolakan yang menyakitkan. Namun, cari tahu juga apakah penolakan tersebut adalah kesalahan Anda atau bukan. Salah satu penyebabnya adalah karena BI Checking.

Yang dimaksud dengan Pemeriksaan BI adalah data perkreditan dan catatan kinerja debitur, baik perorangan maupun badan usaha. Oleh karena itu, dari Pemeriksaan Bi ini, pemberi pinjaman akan melihat kredibilitas peminjam, terlepas dari apakah pinjaman tersebut dapat diperoleh atau tidak. Oleh karena itu, jika sampai saat ini pengajuan kredit ditolak karena masalah Bi Checking, ketahui terlebih dahulu alasan di baliknya.

Berikut alasan mengapa Pemeriksaan BI ditolak:

1. Memiliki kredit yang buruk

Kredit macet ini menunjukkan ketidakmampuan keuangan peminjam untuk melunasi pinjaman atau cicilan. Hal ini sering terjadi pada debitur saat mengajukan kredit. Misalnya, Anda telah menunggak selama beberapa bulan, sehingga sering mendapat peringatan dari kreditor. Keadaan ini menyebabkan status Pemeriksaan BI Anda menjadi buruk.

Oleh karena itu, untuk menghindari kasus kredit macet, kami membutuhkan posisi keuangan Anda. Jangan memaksakan hutang jika Anda merasa tidak mampu membayarnya setengah dari cicilan. Juga, hutang hanya untuk memenuhi gengsi. Agar catatan Cek BI tetap menarik rapor biru, sebaiknya hindari terlalu banyak utang, terutama untuk membeli barang yang berbau bunga, bukan sembako.

2. Mengajukan pinjaman dan kartu kredit terlalu sering

Kebiasaan selalu menggunakan pinjaman dan kartu kredit sepertinya akan merugikan pemeriksaan BI Anda. Apalagi jika Anda sudah memiliki tiga kartu kredit namun ingin mengajukan kembali dan mengajukan pinjaman KTA. Ada kemungkinan pengajuan kartu kredit Anda akan diterima, tetapi jika Anda sudah memiliki kelebihan kartu kredit tetapi hanya satu kartu aktif yang digunakan untuk transaksi, pengajuan pinjaman Anda dapat ditolak.

Ini karena menggunakan kartu kredit yang minimum atau sering tidak aktif di dompet Anda menyebabkan pengelolaan hutang dan kondisi pembayaran menjadi tidak efisien. Informasi ini akan dimuat dalam Pemeriksaan BI Anda. Oleh karena itu, sebaiknya jangan terlalu sering mengajukan pinjaman atau kartu kredit jika memang tidak membutuhkannya. Sebaiknya hanya memiliki satu kartu kredit tetapi Anda dapat memeriksa pembayaran dan menggunakannya secara efisien. Jadi, Anda juga tidak perlu terlilit hutang berlebihan dan mempermudah proses pengajuan pinjaman.

3. Terlambat membayar tagihan

Seringkali lupa membayar tagihan yang telah jatuh tempo berdampak negatif pada kredit historis Anda. Bahkan jika hanya terlambat sebulan untuk membayar tagihan Anda, itu juga akan dicatat dalam kredit historis. Jangan pernah meremehkan keberadaan tagihan Anda. Ini tidak berarti bahwa jika kreditor Anda membiarkan Anda membayar terlambat dan tidak menghubungi Anda, ini pertanda bahwa pembayaran yang terlambat itu baik.

Semua produk pinjaman Anda yang telah diambil, baik kartu kredit, KTA, pinjaman mobil hingga KPR dapat dengan mudah dilacak berdasarkan kredit historis. Dan inilah yang akan membantu pemberi pinjaman untuk melacak sejarah kredit mereka sejauh ini. Jika Anda terlambat membayar tagihan, ini jelas salah satu alasan penolakan BI Checking.

4. Kartu kredit bermasalah

Alasan penolakan cek BI mungkin karena ada masalah dengan kartu kreditnya. Masalah kartu kredit ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kebiasaan menunda pembayaran tagihan hingga terkadang telat, pembayaran kurang dari jumlah tagihan, dan kesulitan membayar tagihan pada bulan tersebut. Ini akan mengakibatkan aplikasi Anda ditolak.

Kepemilikan kartu kredit sebenarnya sangat penting untuk proses pinjaman. Beberapa bank di Indonesia mengharuskan peminjam memiliki kartu kredit untuk memfasilitasi pemeriksaan kredit historis. Dan setiap pinjaman bank akan melalui proses Inspeksi BI. Jadi, jika kartu kredit Anda bermasalah, bersiaplah untuk menolak.

Sebelum mengajukan pinjaman bank, kami menyarankan Anda untuk menghapus riwayat kredit Anda. Anda bisa melakukannya dengan cara melunasi hutang dan tagihan yang telah jatuh tempo selama ini. Setelah Pemeriksaan BI menunjukkan status kredit terakhir, maka proses pengajuan dapat diterima oleh bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *